Berputar,, rasanya itu gambaran tepat dari perjalanan hidup dari sd sampai sekarang di bangku kuliah.Berputar, membuat kadang sy ad di posisi bawah dan kadang ada di posisi atas dan setiap pergantian itu sy menyebutnya sebagai SEBUAH TITIK BALIK..
Kisahku di bangku sekolah dasar bisa dibilang cemerlang. Ya,,aq punya banyak teman dan aq cukup berprestasi disekolah. Entahlah, mungkin angin sedang berpihak ke arahku.Sejauh yang aq ingat, tidak ada cerita menyedihkan atau mengecewakan sepanjang aq di sekolah dasar melainkan sesuatu yang membanggakan. Yang paling membanggakan adalah ketika aq dan 2 orang temanku berhasil menjuarai Cerdas Cermat tingkat SD se Kalimantan Timur dan menjadi peraih NEM tertinggi ketika mengakhiri masa sekolah dasarq itu. Pernah sesekali aq main ke sekolah dasar dan menengok ke salah satu sudut di sekolahku dan aq menemukan ada potoq berpigura digantung bersanding dengan poto2 kakak pendahuluku yang juga meraih NEM tertingi. Ahh,,bangganya..
Memasuki Sekolah Menengah Pertama.,Awal masuk taun ajaran baru, aq menolak masuk OSIS,sebuah keputusan yang sedikit banyak aq sesali saat ini.Prestasiku di Sekolah Dasar mengantarkan kepercayaan guru-guru untuk mengikutsertakan aq pada beberapa kejuaraan. Tapi , rupanya bintang bersinar itu sedang tenggelam di waktuku , angin sudah berhenti berhembus di tempatku dan aq sedang berada pada SEBUAH TITIK BALIK. Lomba Astramatika, saat sekolah mengirim 2 tim dan timku menjadi tim unggulan pertama dari sekolahku. 2 tim kami berhasil masuk Final, tapi tim kami tampil sangat buruk di Final dan akhirnya kami hanya menempati posisi ke 6 dari 6 peserta yang masuk babak final. Aq sangat terpukul dan malu terlebih tim unggulan kedua berhasil meraih juara pertama.
Olimpiade Biologi,,aq terhenti di tingkat kota,, karena selisih satu point dan kalah cepat memencet bel ketika itu. Bahkan aq masing ingat jawaban dari soal itu “Simbiosis Komensalisme” hahahaha! English Competition,,Cerdas Cermat Bahasa Inggris SMP se Kaltim, aq dan timku gagal di penyisihan. Satu bulan penuh kami mempersiapkan diri , mengorbankan liburan dan kami gagal pada pertandingan pertama dengan skor akhir yang sangat buruk. Di taun yang lain, aq berkesempatan mengikuti English Competition lagi,kali ini tim saya hanya jadi unggulan kedua,.kegagalan yang lain,,tim saya gagal membawa piala,,walaupun trophy juara I berhasil direbut oleh tim unggulan pertama. Kegagalan demi kegagalan rupanya menjadikan guru-guru berpikir untuk tetap memilih saya mewakili sekolah.
Masa SMP pun berakhir, ditutup dengan acara perpisahan. Acara perpisahan ini memberikan beberapa penghargaan Polling dari Siswa dan dari Sekolah..Entahlah, saat itu saya berhasil memenangkan salah satu kategori Polling dari Siswa, kategori “SISWI ter-SMART”. Berbeda dengan ketika di Sekolah dasar,,tidak sedikitpun saya merasa bangga saat maju dan mengambil handicraft atau apalah namanya itu. Mengingat Kategori untuk SISWA/I berprestasi Akademik dari Sekolah,,saya bahkan tidak masuk nominasi..Suatu ketika saya pulang dan melihat handicraft itu terpajang di salah satu sudut rumah,,dan hanya satu yang terbersit “ Seharusnya ini bukan untuk saya….”
kalau ada kesuksesan didalam posting ini,,biarlah menjadi semangat untuk langkah saya kedepannya,untuk meraih kesuksesan yang lain dalam perjalanan saya (aminn). .kalau ada kegagalan biarlah menjadi penguat untuk menghadapi kegagalan lain yang akan menjatuhkan saya nanti..
TO BE CONTINUED...











